10 Manfaat Olahraga Bagi Penderita Penyakit Jantung

Tidak semua perawatan medis memerlukan seorang dokter. banyak sekali persoalan jantung dan pembuluh darah berkembang dengan cepat tanpa peringatan dan dengan segera mengancam hidup bila pertolongan tidak dilakukan dengan seketika pada saat kejadian.

Sejumlah studi menunjukkan bahwa olahraga teratur mengurangi risiko terjadinya penyakt arteri. Lagipula olahraga mengurangi beberapa faktor risiko terhadap penyakit jantung koroner dan stroke, termasuk hipertensi, kolesterol, darah tinggi, diabetes mellitus dan kegemukan. Olahraga juga mempunyai efek positif terhadap stress mental.

Di samping itu, olahraga teratur bisa juga mengubah faktor-faktor protektif kardiovaskuler, Misalnya peredaran darah jantung yang membaik dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Berikut ini ada beberapa manfaat olahraga bagi kesehatan jantung yang wajib dilakukan oleh para penderita penyakit jantung yang dikemukakan oleh Dr. Dede Kusuma mengenai manfaat olahraga bagi jantung dan tubuh, antara lain sebagai berikut :

1. Kerja jantung lebih efisien

Jantung menjadi terlatih, mampu melakukan pekerjaan dengan tenaga yang sedikit, jantung tidak cepat letih sehingga awet atau tahan lama.

2. Keluhan semakin berkurang atau menghilang

Rasa nyeri terutama pada bagian dada merupakan salah satu ciri dari penyakit jantung dengan olahraga secara rutin dan maksimal akan dicapai hasil yang bermanfaat bagi kesehatan jantung seperti berkurangnya rasa nyeri, berat atau tak enak di dada atau cepat letih semakin berkurang dan hilang.

3. Kadar lemak di dalam darah akan menurun

Olahraga yang teratur dan cukup lama, yaitu di atas setengah jam akan mampu merombak lemak yang berbahaya atau kelebihan lemak dari badan, penimbunan lemak di dinding pembuluh darah dapat dihindarkan.

4. Pembuluh darah jantung atau arteri koroner lebih lebar

Pada orang yang melakukan olahraga, pembuluh darah atau arteri koroner akan lebih lebar atau besar dibandingkan dengan yang tidak terlatih. Di samping itu, akan timbul kolateral atau pembuluh darah baru bila sudah terjadi penyempitan atau penyumbatan.

5. Pembuluh darah setelah operasi atau setelah pelebaran dengan balon tetap terbuka

Penderita jantung yang pembuluh darahnya diganti dan meneruskan olahraga segera setelah pembedahan mampu menjaga lubang pembuluh darah baru tetap terbuka atau tetap paten. Sebagaimana diketahui salah satu kerugian yang timbul setelah pemasangan pembuluh darah baru (bypass) ialah terjadi penyempitan atau penutupan lubang pembuluh darah yang baru di by-pass. Olahraga yang teratur dapat mencegah terjadinya proses tadi.

6. Mencegah timbulnya pengumpalan darah

Olahraga yang teratur akan menyebabkan aliran darah lebih banyak dan lebih cepat, sehingga darah tidak punya kesempatan untuk menggumpal. Penggumpalan darah dapat menyumbat pembuluh darah di jantung maupun di otak.

7. Enzim bekerja lebih efisien

Untuk metabolisme, tubuh memerlukan kerja enzim sebagai katalisator atau pembantu dalam proses bekerjanya suatu sistem. Dengan latihan yang teratur kerja enzim lebih efisien.

8. Kemampuan tubuh atau kesegaran jasmani meningkat

Salah satu efek latihan yang akan dirasakan oleh siapa pun ialah bertambahnya tingkat kesegaran jasmani. Peningkatan kesegaran jasmani secara menyeluruh akan menimbulkan rasa segar dan gairah, serta tidak mudah lelah, bahkan tidur akan semakin mudah. Kesehatan umum akan meningkat karena daya tahan tubuh semakin teruji dan tidak mudah terserang penyakit.

9. Kemampuan seksual terjaga

Dengan olahraga yang teratur fungsi alat-alat tubuh akan semakin baik, termasuk alat reproduksi sehingga kemampuan seksual dapat tetap dipertahankan bahkan pada sebagian orang semakin meningkat.

10. Ketenangan jiwa semakin mantap

Kesehatan fisik yang secara keseluruhan lebih baik karena olahraga yang teratur akan meningkatkan daya tahan kejiwaan juga, sehingga tidak mudah digoncangkan oleh berbagai stress. Sistem syaraf akan lebih mampu menerima beban dan tidak cepat reaktif.

Dari penjelasan diatas terlihat bahwa olahraga atau latihan meningkatkan kebugaran dan kesehatan fisik dan mental baik bagi orang yang sehat, maupun lebih-lebih bagi mereka yang telah ada tanda-tanda penyakit jantung dan pembuluh darah.

Posted in Penyebab Sakit Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko Sakit Jantung

Mencegah adalah tindakan yang lebih baik daripada mengobati. pencegahan untuk penyakit kardiovaskuler atau penyakit jantung adalah dengan mengendalikan faktor-fator risikonya. Berikut ini beberapa faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung :

1. Kadar kolesterol tinggi

Kadar lemak koleserol dalam darah harus dikendalikan. Terutama dengan pengaturan diet menurut pola makan sehat. Sangat dianjurkan tidak banyak makan makanan yang mengandung lemak dan kalori berlebihan. Di samping itu dianjurkan untuk memiliki makanan yang mengandung banyak serat, seperti buah-buahan dan sayuran. Kadang-kadang perlu juga mengkonsumsi obat penurun kadar lemah darah yang sesuai dengan anjuran.

2. Kebiasaan merokok

Merokok merupakan faktor risiko paling signifikan bagi jantung. Kebiasaan merokok dapat mempercepat proses arterosclerosis, pengerasan pada permukaan bagian dalam pembuluh darah. Asap rokok mengandung nikotin yang dapat menyebabkan kenaikan frekuensi denyut jantung dan tekanan darah. Di samping itu, asap rokok mengandung karbonmonoksida (CO) yang bisa menghambat pertukaran oksigen dalam darah dan menimbulkan kerusakan jaringan pembuluh darah yang menjadi awal dari proses arterosclerosis.

3. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi yang berlangsung dalam jangka waktu lama, menyebabkan ketegangan meningkat dalam dinding pembuluh darah. Keadaan ini bisa mempermudah timbulnya arterosclerosis. Selain itu, tekanan darah tinggi memberi beban bagi jantung yang mengakibatkan pembengkakan jantung. Hipertensi atau darah tinggi harus segera diketahui dan dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi terhadap organ-organ lain.

4. Diabetes mellitus atau kencing manis

Penyakit ini sering diikuti merapuhnya jaringan pembuluh darah dan lebih cepat menimbulkan arterosclerosis pada lapisan bagian dalam pembuluh darah arteri. Penyakit ini harus segera dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi, terutama dengan cara diet menurut aturan jumlah kalori. Di samping itu, dibutuhkan obat-obat anti-diabet. Perlu diingat, penderita kencing manis sering mengalami serangan jantung pada usia muda.

5. Kegemukan atau obesitas

Kegemukan atau kelebihan berat badan berarti presentase kadar lemak tubuh lebih besar daripada berat badan normal. Bobot tubuh yang berlebihan bisa memberi beban kerja jantung, sehingga bagian faal jantung terganggu. Kegemukan merupakan faktor kelipatan risiko terkena serangan jantung koroner. Orang gemuk memiliki risiko 2-3 kali terserang penyakit jantung koroner dibandingkan dengan mereka yang normal. Mereka yang memiliki berat badan lebih dari 120% perlu diperiksa kadar insulinnya. Hal ini disebabkan insulin yang berlebihan dalam pembuluh darah dapat meningkatkan tekanan darah.

Posted in Penyebab Sakit Jantung | Tagged , , , , | Leave a comment

Macam Macam Penyakit Jantung

Penyakit-penyakit pembuluh darah yang berkaitan erat dengan sistem peredaran darah jantung (cardiovaskular) cukup banyak. Dalam hal ini para ahli ada yang menganggap sebagai dampak atau komplikasi, seperti komplikasi ke paru, ginjal dan kencing manis. Penyakit-penyakit yang berhubungan erat dengan sistem kardiovaskular tersebut sebagai berikut :

a. Jantung koroner

Jantung koroner terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah di dalam arteri koroner (infrak miocard) yang disebabkan penyumbatan atau pengapuran kolesterol (arterosclerosis) pada dinding pembuluh darah arteri di bagian dalam.

b. Lemah jantung atau jantung mengipas

Lemah jantung atau jantung mengipas diakibatkan katup mitral pada jantung tidak bekerja dengan baik, sehingga suplai darah ke jantung dan paru tidak normal. Penyakit ini sering disertai dengan gejala sesak napas atau lemas. Gangguan terhadap katup mitral ini bisa juga disebabkan penyakit bawaan atau gangguan tekanan darah.

c. Penyakit jantung rematik

Penyakit ini terjadi akibat kuman yang mencemari pembuluh darah jantung. Penyakit ini paling banyak diderita golongan masyarakat tidak mampu yang higienitasnya kurang.

d. Penyakit jantung hipertensi

Penyakit ini akibat tekanan darah yang meninggi, sehingga jantung menjadi keletihan. Akibat beban yang terlalu berat, jantung bisa mengalami pembengkakan.

e. Trombosis

Terjadinya gelembungg udara di dalam darah menyebabkan penyumbatan berupa trombus di dalam pembuluh darah. Jika terjadi pada pembuluh darah arteri koroner, bisa mengakibatkan infrak miocard.

Posted in Penyebab Sakit Jantung | Tagged , , , , , | Leave a comment